All for Joomla All for Webmasters

Stop cari muka ketika beribadah

Stop cari muka ketika beribadah

Apakah kamu tahu tentang riya? Secara sederhana riya dapat didefinisikan sebagai tindakan memperlihatkan segala kegiatan amalan atau ibadah kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan pengakuan atau pujian dan dipandang baik di hadapan yang lainnya. Padahal jika seseorang melakukan seluruh ibadah atau amalnya hanya untuk mendapatkan pujian dan tidak sedikit pun mengharapkan pahala di mata Allah SWT, maka sebenarnya semua hal baik yang dilakukan adalah suatu kesia-siaan, tidak hanya dapat mengurangi nilai dari ibadah dan amalannya bahkan mungkin bias menghilangkan pahala dari seluruh kegiatan terpujinya tersebut.

Dalam hadist riyawat Ahmad dalam Musnadnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Maukah kuberitahu tentang sesuatu yang lebih aku khawatirkan menimpa kalian daripada fitnah Dajjal? Para sahabat berkata, “Tentu saja”. Beliau bersabda, “Syirik yang tersembunyi, yaitu ketika seseorang berdiri mengerjakan shalat, dia perbagus shalatnya karena mengetahui ada orang lain yang memperhatikannya “.

Ternyata tindakan riya yang dilakukan oleh seseorang juga banyak dilatarbelakangi oleh hal-hal seperti orang tersebut tidak memiliki ilmu yang cukup sehingga sangat terobsesi dengan adanya keinginan-keinginan dunis seperti pujian, sanjungan atau mungkin penghormatan serta pengakuan dari orang lain. Padahal banyak yang tidak tahu bahwa ketika seseorang riya dan ia sangat senang serta bergembira ketika ibadahnya diketahui orang lain, maka dapat diketahui bahwa kadar keimanan seseorang tersebut perlu dipertanyakan.

Untuk Info Lebih Lanjut dapat menghubungi : 

sentramasjid

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 5 =

Show
Hide